Blog Image

Blog

Kelebihan dan Kekurangan Rumah Open Space

October 9, 2020
Kelebihan dan Kekurangan Rumah Open Space image

Konsep open space atau lantai terbuka, atau biasa juga disebut open floor, sempat menjadi tren dan banyak diadaptasi pada banyak model hunian kontemporerKonsep desain dan arsitektur ini juga sangat lazim digunakan di rumah-rumah berukuran kecil.

Konsep ruang terbuka sangat pas dan tepat bagi yang menginginkan suasana lebih rileks dan mampu meningkatkan interaksi di antara sesama penghuni. Namun demikian, ada sejumlah hal yang harus dikorbankan dengan memutuskan memnggunakan konsep ini. Selain kelebihan, ternyata ada juga kekurangan yang harus kamu hadapin buat memilih gaya ruangan ini Kawan! Yuk simak!

Tanpa kehadiran tembok yang memisahkan setiap ruangan, rumah kamu terasa lebih luas dengan perputaran udara yang lebih sejuk. Selain itu, pencahayaan yang kamu dapatkan dari sinal matahari langsung juga bisa lebih banyak dan bermanfaat buat seisi rumah.

Sebelumnya ruangan tradisional tertutup dan harus memiliki jendela tambahan untuk sirkulasi udara dan pencahayaan. Khusus pada siangan hari, ruangan akan nampak cerah berkat pantulan sinar matahari langsung kedalam ruang.

Dengan sistem ruang terbuka, kamu bisa memasak sembari menontont televisi di ruang keluarga, atau mengobrol dengan anggota keluarga lainnya. Kamu juga bisa mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar rumah dengan mudah. Hal ini tidak bisa kamu lakukan pada desain interior bersekat.

Alasan desain rumah open space lebih ribet yang kedua adalah ketika ruangan tanpa sekat maka akan membersihkannya juga berbeda dengan ruagan biasanya. Contohnya, ketika  membersihkan setiap sudut ruangan, kamu akan menyapu dari ujung rumah yang paling awal sampai ujung sebaliknya. Hal ini, akan membuat pemilik maupun pekerja di rumah akan mondar mandir membersihkan setiap ruangan.

Desain rumah open space akan menghasilkan suara yang keras dan meraung sampai ke setiap ujung ruangan. Ini mungkin akan mengganggu saat kita ingin santai dan sedang membutuhkan ketenangan. Ketika ruangan tanpa sekat, maka suara hingga aktivitas dapat terlihat dari sisi ruangan lain secara lebih mudah. Padahal, dalam proses menenangkan diri biasanya membutuhkan ruangan yang tertutup.